-->

Menu Bawah

Iklan

Kajari Tebo Dukung Rusunawa Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Portal Tebo
23/08/21, 13:14 WIB Last Updated 2021-08-24T03:33:46Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id
- Kajari Tebo, Imran Yusuf dampingi Anggota DPR RI, Hj Saniatul Lativa meresmikan rusunawa kabupaten Tebo menjadi rumah isolasi mandiri (Isoman) Covid-19, Senin (23/08/2021).


Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar S.Kom M.Si - Syahlan, SH, Kapolres Tebo Akbp Gunawan Tri laksino S.I.K, Dandim 0416/Bute Letkol Inf.Ariyanto Maskare Subagyo Sos.M.Si dan para OPD Kabupaten Tebo.


Pada kegiatan ini, Bupati Tebo, Sukandar menyampaikan bahwa rusunawa ini diperuntukan bagi pasien Covid-19 yang bergejala ringan maupun berat. "Karena pasien Covid-19 membludak, jadi butuh penanganan yang cepat dan intensif. Untuk itu kita gunakan rusunawa sebagai rumah isolasi," kata Bupati dan mengatakan bahwa rusunawa dibangun atas keprihatinan anggota DPR RI, Saniatul Lativa.


Ditegaskan Sukandar, Pemkab Tebo telah menyediakan sarana dan prasana di rusunawa diantaranya, dokter, tenaga kesehatan, obat-obatan dan konsumsi sesuai penanganan Covid-19.


"Bila di suatu rumah terdapat 2 atau 3 orang yang bergejala dan membutuhkan tempat yang layak untuk pemulihan, bisa ditempatkan di rusunawa ini," kata dia.


Lebih lanjut, Sukandar mengatakan, bagi masyarakat Tebo yang merasa tidak nyaman dengan isolasi mandiri di rumah dapat melapor Dinas Kesehatan Tebo atau RSUD STS Tebo atau Polres Tebo. Nanti akan didata dan kemudian dilakukan uji scrinning. "Bila memenuhi kriteria untuk dirawat di rusunawa, maka akan dirawat," katanya lagi.


Penetapan rusunawa sebagai rumah isolasi Covid-19 ini mendapat dukungan dari Kajari Tebo, Imran Yusuf. Kajari mengingatkan Pemkab Tebo untuk tidak takut dalam mempergunakan anggaran, terutama anggaran belanja tidak terduga (BTT), 


Tidak itu saja, kata Kajari, pihaknya akan mengawal dan senantiasa memberikan masukan positif dalam penggunaan anggaran tersebut,"Jangan khawatir dalam penggunaan anggaran, terutama utk operasional penanganan Covid-19 pembangunan di Kabupaten Tebo," katanya.


Diketahui, rusunawa tersebut terdiri dari 3 lantai. Untuk lantai 1 digunakan bagi tenaga kesehatan dan lantai 2 dan 3 untuk pasien Covid-19. (red)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NEWS

+