-->

Menu Bawah

Iklan

Disperindagnaker Warning PT SAL Soal Pesangon Karyawan Tidak Sesuai Aturan

Portal Tebo
02/09/21, 15:29 WIB Last Updated 2021-09-02T08:29:22Z
masukkan script iklan disini

 


PORTALTEBO.id - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Tebo menjadwalkan untuk melakukan klarifikasi terhadap PT Tebo Alam Lestari (TAL) yang berada di desa Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo terkait Pemecatan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya.


Hal ini berdasarkan dari laporan 5 perwakilan dari 17 orang karyawan PT. Tebo Alam Lestari ( PT TAL) ke kantor Disperindagnaker Kabupaten Tebo, Selasa, ( 30/08/21).


Kepada media ini, Kepala Disperindagnaker Kabupaten Tebo melalui Kepala Bidang Tenaga Kerja, Ali Bato, S.Ag. M.Pd pada Kamis, ( 02/09/21) membenarkan adanya laporan dari beberapa perwakilan karyawan PT.TAL yang di PHK pada Selasa lalu.


Dijelaskan Ali Bato, yang menjadi persoalan menurut perwakilan karyawan PT TAL bukan soal PHK, akan tetapi pesangon yang bakal diterimanya menurut mereka tidak sesuai yang dijanjikan oleh pihak manajemen perusahaan..


" Informasi yang kami terima, PT. TAL melakukan PHK adalah untuk efisiensi anggaran di lakukan pengurangan karyawan terhadap karyawan tetap yang rata-rata mereka sudah bekerja selama 1-10 tahun," ungkap Ali.


"Pesangon yang harus diberikan atau dibayarkan oleh pihak PT TAL kepada karyawannya harus sesuai dengan PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang perjanjian kerja waktu tertentu, alih daya, waktu kerja dan waktu istirahat dan PHK, " jelasnya.


Berkenaan dengan hal tersebut, lanjut Ali, Disperindagnaker kemarin telah menyurati PT TAL dan hari ini Kamis (2/9/2021) dilakukan pertemuan untuk memediasi antara manajemen dengan karyawan di kantor Disperindag Naker.


Diakui Ali, dari hasil pertemuan tadi belum menemukan titik terang. " Pihak perusahaan minta waktu koordinasi ke manajemen di Jakarta dan kami kasih waktu sampai hari Senin pekan depan", terangnya.


Saat ditanya jika sampai hari Senin pekan depan tidak ada informasi dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan persoalan ini, Ali menjawab akan mengambil langkah tegas menyurati kembali secara resmi PT.TAL.


"Apabila juga tidak menemui titik terang, kita  akan membuat surat rekomendasi untuk menyelesaikan perkara ini ditingkatan class action tentunya di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), " tutup Ali Bato. (wan)

Komentar

Tampilkan

1 komentar:

Terkini