-->

Menu Bawah

Iklan

Sebelum Meninggal, Korban Penganiayaan di Lubuk Mandarsah Sempat Dirawat di RS Asia Madika Jambi

Portal Tebo
15/09/21, 22:07 WIB Last Updated 2021-09-15T15:07:14Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id -  Fery 18 tahun, pemuda Desa Teluk Rendah Pasar Kecamatan Tebo Ilir, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Carles. 


Korban Fery akhirnya meregang nyawa akibat dihajar dengan membabi buta oleh tersangka yang diketahui warga Pasar Senin, Desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah ilir, Kabupaten Tebo,  Jambi.


Kronologi kejadian pada Minggu malam (11/09/21) di Pasar Senin Desa Lubuk Mandarsah, korban Fery diketahui tengah pergi jalan-jalan ketempat wisata bersama empat orang temannya. Namun tidak diketahui  pasti rekan korban cekcok bersama temannya.


Dalam peristiwa tersebut Fery mencoba melerai perkelahian, namun dirinya (korban,red) juga mendapat dua kali pukulan serius di bagian kepala, hingga di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.


Karena luka yang dialami sangat serius, korban pun dirujuk ke rumah sakit Asia Medika Jambi.


Korban sempat di rawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia pada Selasa (14/09/21) pukul 12.00 WIB, di rumah sakit Medika Jambi.


Kapolsek Tengah Ilir, Iptu John Riahman Sinaga SE. ME. Melalui Kanit Reskrim Ipda Diky Pribadi, SH membenarkan kejadian tersebut.


"Benar, kami mendapatkan laporan dari warga Desa Teluk Rendah pada hari Selasa tanggal 14/09/21  sekitar pukul 15:00 sore. Tak lama kemudian kami Polsek Tengah Ilir langsung bergerak mencari informasi," katanya.


"Tak berselang beberapa lama pelaku bernama Carles kami tangkap di Desa Muara Kilis" ungkapnya.


Sebelumnya, pelaku sempat ingin melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor namun berhasil dicegat dan ditangkap. Polisi juga mengamankan barang bukti dua batang balok kayu yang diduga digunakan untuk memukul korban.


Saat ini tersangka sudah diproses dan dikenakan pasal 80 ayat 3 junto 76 C / undang-undang No 35 tahun 2014 tentang perubahan nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 338 KUHP pasal 351 ayat 3 dengan  ancaman kurungan penjara selama  15 tahun penjara tutup Kanit Reskrim. (red)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini