-->

Menu Bawah

Iklan

Memperingati Hari Guru Nasional, SLB Minwa Gelar Berbagai Lomba

Portal Tebo
26/11/21, 08:15 WIB Last Updated 2021-11-26T01:15:16Z
masukkan script iklan disini


 Sekolah Luar Biasa (SLB) Swasta Minwa, merupakan sekolah kecil yang berada di sudut Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, 


Dengan segala keadaan dimana menurut orang yang memandangnya mungkin akan terlihat terbatas, namun pihak sekolah tetap mensyukurinya. Keterbatasan bagi mereka bukanlah sebuah hambatan besar untuk ikut berkontribusi bagi dunia pendidikan.


Peserta didik yang luar biasa menjadi alasan sekolah swasta ini untuk tetap tekun dalam bertugas. Pimpinan Yayasan selalu mendoktrin para guru untuk memandang peserta didik bukan hanya sebagai anak berkebutuhan khusus, namun memandang mereka sebagai anak surga.


Disisi lain, hingga saat ini kondisi pendidik dan tenaga kependidikan di SLB Minwa termasuk kategori dominan bukan berasal dari kompetensi Pendidikan Luar Biasa.


Namun, berkat bimbingan pimpinan Yayasan yang selalu bersemangat memaknai sebuah perjuangan dan percaya diri, semua tetap berjalan lancar dan penuh semangat.


Walaupun terkadang terasa berat, namun tugas yang sangat besar atau mungkin juga berat secara manusiawi tetap dirasakan. Sebagai Pendidik dan Tenaga Kependidikan SLB Minwa sangat mensyukuri atas kepercayaan ini. 


Dengan melalui berbagai proses. SLB Minwa benar-benar memiliki orientasi akhirat dan mengenal mereka sebagai anak surga.


Dengan niatan itu, sekolah tetap bersemangat untuk meluruskan niat dan mengaharap kebaikan sebagai ladang amal jariyah dari Tuhan Yang Maha Esa. 


Selain itu, sekolah ini yakin akan mendapatkan sebuah kepuasan besar nantinya yang tidak dapat dibayar dengan uang.


SLB Minwa selalu percaya bahwa mereka mampu optimal. Optimal yang dikenal mendapati sebuah kebaikan pada diri mereka untuk mampu didik dan mampu latih serta beradab hingga mereka kembali pada lingkungan keluarga dan sosialnya.


Sebagai bentuk komitmen. SLB Minwa akan selalu berupaya untuk membimbing peserta didik dengan baik, sehingga mereka akan tumbuh sesuai visi SLB Minwa. 


Bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) pada hari ini, Kamis 25/11/2021), sekolah ini berupaya untuk turut memeringati dengan penuh khidmat.


Dengan berbekal tekad dan persiapan terbatas, sekolah ini berupaya agar peringatan HGN ke-76 Tahun ini bermakna di sekolah mereka.


"Ya benar. Mungkin acara kami tidaklah terlihat mewah. Namun kami merasakan begitu khidmat dan haru ketika merasakan bahwa hari ini begitu bermakna bagi kami," kata salah seorang tenaga pendidik di SLB Minwa.


Di sekolah ini, HGN diperingati dengan menggelar berbagai perlombaan yang diikuti oleh peserta didik. Ada tiga kategori lomba, yang mungkin juga akan sangat terdengar sederhana.


Ketiga perlombaan itu adalah, lomba memasang kaus kaki dan sepatu, lomba memakai baju berkancing, dan lomba melipat pakaian dengan rapih.


Sebelum dimulai perlombaan, pihak sekolah menampilkan bakat dari semua peserta didik. Ada yang menyanyi dan juga membaca puisi. 


Selanjutnya untuk kegiatan ceremony, pihak sekolah berjibaku untuk membeli kue seadanya. Kemudian menyampaiakan beberapa pesan untuk peserta didik dan juga kami sebagai bentuk introspeksi diri.


'Mereka peserta didik bersalaman kepada kami. Pada saat inilah puncak kebahagiaan yang kemudian membawa haru untuk kami rasakan," katanya.


SLB Minwa ingin sekolah mereka menjadi kepercayaan bagi orang tua. Terutama bagi mereka yang saat ini masih pesimis atau bahkan memiliki rasa penerimaan yang berat. Sehingga tidak berkeinginan untuk menyekolahkan mereka di SLB.


SLB Minwa berharap dengan kondisi yang dimiliki saat ini, mereka bisa kompetensi. "Semoga kami suatu saat memiliki kesempatan dan sebuah jalan untuk bisa memperoleh kompetensi tersebut. Sehingga kami semakin mampu untuk memantaskan diri dalam bertugas," ujarnya.


Selanjutnya, dengan segala keterbatasan yang dimiliki. SLB Minwa menyampaikan sebuah hal menarik dan semoga menjadi penyemangat kita dalam bertugas di bidang pendidikan layanan khusus ini.


"Bahwasanya untuk mencapai sebuah visi dan misi perlu sebuah pengorbanan. Terkadang kita melupakan pengorbanan itu dan terlalu fokus untuk memperebutkan hak apa yang bisa didapatkan. Padahal dari pengorbanan itu akan lahir sebuah hasil yang nilainya tidak akan bisa dibayar oleh uang."


Penulis: Jusbianto, S.Pt.

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini