-->

Menu Bawah

Iklan

Syarat Peserta Sayembara Nama Stadion Tebo Banyak Yang Belum Lengkap

Portal Tebo
24/11/21, 13:21 WIB Last Updated 2021-11-24T06:21:21Z
masukkan script iklan disini

 


PORTALTEBO.id - Sayembara nama stadion Tebo telah resmi dibuka sejak 17 November 2021 kemarin. Hingga saat ini, hampir 50 peserta telah mengusulkan nama stadion bertaraf internasional yang berada di Kabupaten Tebo ini. Sayangnya, banyak peserta yang belum melengkapi berkas. 


"Usulan yang masuk melalui email sudah 44 nama. Yang diantar langsung ada dua berkas," kata Ketua Panitia Sayembara, Mardiansyah, Rabu (24/11/2021).


Dijelaskannya, rata-rata para peserta hanya mengusulkan nama stadion saja tanpa melampirkan KTP, melampirkan penjelasan terkait filosofi yang diusulkan, dan surat pernyataan mengikuti sayembara.


"Dari yang kami seleksi, baru 6 berkas yang memenuhi syarat atau syaratnya sudah lengkap," kata dia Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Tebo ini.


Mardiansyah berkata, bagi peserta yang telah mengusulkan nama namun belum melengkapi berkas, masih diberi waktu untuk melengkapinya hingga batas waktu sayembara, yakni tanggal 1 Desember 2021.


"Yang belum melampirkan KTP atau belum melampirkan filosofi nama yang diusulkan, kita beri waktu untuk melengkapi itu secepatnya. Kita tunggu sampai akhir pendaftaran," katanya.


Diketahui, Pemerintah Kabupaten Tebo membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam pemberian nama stadion yang berada di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Pemberian nama stadion ini disayembarakan selama 15 hari kedelapan.


Sayembara terbuka untuk umum baik perorangan maupun kelompok berdomisili diseluruh wilayah Republik Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai hari ini, Rabu, 17 November sampai dengan 1 Desember 2021.


Syarat sayembara, setiap peserta harus menjelaskan filosofi nama yang diusulkan. Peserta juga harus melampirkan identitas diri, alamat email dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Tiap peserta perorangan maupun kelompok hanya dapat mengusulkan 1 (satu) nama.


Berkas nama yang diusulkan dapat diantar langsung ke sekretariat panitia sayembara di Kantor Disporapar Kabupaten Tebo, atau dikirim melalui sayembarastadiontebo@gmail.com. Bisa juga disampaikan melalui via pos atau sejenisnya,” ujar dia.


Setiap nama yang diusulkan harus mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi. Untuk panitia maupun keluarga panitia tidak diperkenankan mengikuti sayembara ini.


Ada beberapa kriteria penilaian yang dilakukan oleh dewan juri diantaranya, nama yang diusulkan ada keterkaitan dengan sejarah Kabupaten Tebo, kesesuaian dengan agama dan adat istiadat, kesesuaian dengan tema, ide harus orisinilitas, unik, menarik dan mudah diingat. "Nilai yang diberikan berdasarkan bobot.


Sebelum menentukan satu orang pemenang, Dewan Juri akan memilih lima nominator pemenang. Lima nominator ini akan melakukan presentasi atau pemaparan di depan Dewan Juri. 


Selama penilaian, Dewan Juri tidak diperkenankan berkomunikasi dengan peserta yang berkaitan dengan sayembara. Hasil keputusan (penilaian) Dewan Juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.


Untuk diketahui, tahun 2014 lalu Pemkab Tebo membangun stadion bola kaki di kawasan Sport Center, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.


Tidak tanggung-tanggung, Stadion yang dibangun dengan konsep modern ini, untuk kapasitas lebih dari 20 ribu penonton dengan standar internasional. 


Stadion yang telah menghabiskan anggaran Rp100 miliar lebih ini, diklaim termegah se-Provinsi Jambi dan hingga saat ini belum diberi nama. (red)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini