-->

Menu Bawah

Iklan

Gunakan Ijazah Palsu, Kades Medan Seri Rambahan Dituntut Satu Tahun Penjara

Portal Tebo
29/12/21, 16:40 WIB Last Updated 2021-12-29T09:43:40Z
masukkan script iklan disini

 


PORTALTEB.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tebo, Safe'i membaca tuntutan dalam sidang dugaan pemalsuan Ijazah oleh oknum Kepala Desa di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Pembaca dilakukan di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Tebo Rabu (29/12/2021)


Usai sidang Safei mengatakan, terdakwa Azwan dituntut 1 tahun kurungan penjara degan denda Rp 10 juta dan subsider 1 bulan.


Sedangkan Arfan yang terlibat membantu Azwan dalam mengurus Ijazah palsu tersebut, kata Safei, dituntut 10 bulan kurungan penjara subsider 1 bulan dengan denda Rp 10 Juta.


"Untuk ijazah yang digunakan terdakwa Azwan sebagai mana kita ungkap pada persidangan itu tetap dilampirkan dalam berkas perkara," ujar Safei


Lebih lanjut Safii mengatakan hal itu tetap berdasarkan pada putusan majelis hakim nanti pada Kamis (30/12/2021) mendatang.


"Itu Kewenagan hakim apapun putusan akan kami laksanakan," terang Safei


Diketahui, tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah palsu adalah Kepala Desa Medan Seri Rambahan, AZ serta rekannya AR.


Kasus ini berawal pada tanggal 3 September 2020 berdasarkan Berita Acara Serah Terima Berkas Pendaftaran, terdakwa AZ mendaftarkan diri sebagai peserta pemilihan calon Kepala Desa di Kantor Desa Medan Seri  Rambahan, Kecamatan Tebo Ulu.


Pada saat pendaftaran tersebut, tersangka diduga menggunakan ijazah Paket B palsu. Ijazah paket B tersebut didapatkan oleh tersangka AZ dari rekannya yaitu tersangka AR pada Tahun 2016 silam dengan biaya Rp 500 ribu. (red)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini