-->

Menu Bawah

Iklan

Ini Pemenang Sayembara Nama Stadion Tebo

Portal Tebo
21/12/21, 12:28 WIB Last Updated 2021-12-21T05:28:17Z
masukkan script iklan disini

 


PORTALTEBO.id - Hasil sayembara nama stadion Kabupaten Tebo secara resmi diumumkan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata {Disporapar) Kabupaten Tebo, Mardiansyah, di ruang rapat Sekda Tebo, Selasa (21/12/2021).


Pada pengumuman ini, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Tebo, Sekda Tebo, Asisten I, para dewan juri dan sejumlah wartawan.


Mardiansyah yang juga merupakan ketua sayembara mengatakan, ada sekitar 60 berkas usulan yang diterima panitia melalui email atau diantar langsung oleh peserta. Dari jumlah tersebut, hanya 20 berkas atau usulan yang memenuhi syarat untuk dinilai. 


Selanjutnya, kata Mardiansyah, tim juri melakukan penilaian terhadap 20 berkas tersebut  untuk menentukan lima nominasi. Dari lima nominasi yang terpilih, diberi waktu selama 10 menit memaparkan alasan nama yang diusulkan. "Alhamdulillah, setelah melalui proses panjang, akhirnya kita dapat menetapkan pemenang sayembara," kata Mardiansyah.


Dia berkata, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tebo Nomor. 656 Tahun 2021 tentang Pemenang Sayembara Nama Stadion Kabupaten Tebo, yakni "Sri Maharaja Batu" atau (SMB) yang diusulkan oleh H. Eka Wijaya.


Keputusan tersebut telah melalui proses yang cukup lama baik itu secara administrasi, kelengkapan berkas serta keorisinilan usulan. Usulan tersebut juga sudah melalui proses pengkajian dan penilaian dari tim juri.


"Dari hasil penilaian tersebut, Sri Maharaja Batu ditetapkan sebagai nama Stadion kebanggaan Tebo yang diusulkan oleh H. Eka Wijaya," katanya.


Sementara, H. Eka Wijaya yang ditetapkan sebagai pemenang sayembara nama Stadion Tebo menjelaskan, nama Sri Maharaja Batu diambil dari nama Pahlawan atau kesultanan Jambi yang berdiam di Desa Mangun Jayo.


Menurut Eka Wijaya, Sri Maharaja Batu ini juga merupakan ahliwaris kesultanan Jambi yang melarikan diri karena ada konflik keluarga.


Dari pengasingan tersebut, Sri Maharaja Batu mendirikan kerajaan Jambi setelah mendapat wilayah kekuasaan dari kerajaan Pagaruyung yaitu Tujuh Koto, Sembilan Koto dan Muara Tebo. Tiga wilayah tersebut menjadi kekuasaannya selama 29 tahun.


"Dari situlah saya menggambil filosi dan semangat beliau untuk menamai stadion Tebo bernama Sri Maharaja Batu atau disingkat Rajo Batu," terang Eka Wijaya.


Eka juga menerangkan bahwa Rajo Batu singkatan dari Ramah, Aktif, Jaya Optimis, Betuah, Arif, Tangguh dan Unggul. "Mudah-mudahan ini menginspirasi bagi semangat olahraga di Tebo," pungkasnya. (red)


Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini