-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Babinsa Durian Rambun Patroli Karhutlah Dilahan Bekas Terbakar

    Redaksi
    06/01/22, 08:31 WIB Last Updated 2022-01-06T01:31:07Z
    masukkan script iklan disini


    PORTALTEBO.ID, MERANGIN ,- Kamis( 06/01/2022).Untuk menjaga kondisi yang aman dan bebas dari Karhutlah, Anggota Koramil 420-06/Muara Siau Kodim 0420/Sarko yaitu Babinsa Durian Rambun Kopda Heki Marsa Putra bersama  Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli di lahan bekas terbakar di Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin.

    Pada saat patroli Kopda Heki Marsa mengatakan, “Patroli karhutlah kali ini dilaksanakan dengan sasaran di lahan bekas yang terbakar pada waktu yang lalu di mana wilayah ini sangat rawan terjadinya kembali karhutlah.

    “Selain patroli di wilayah rawan terjadinya kebakaran, kita juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat agar tidak membakar hutan dan lahan lagi, karena peran masyarakat sangatlah penting dalam menjaga dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” Ungkap Kopda Heki.

    “Kami berharap kepada masyarakat khususnya Desa Durian Rambun ini, untuk selalu menjaga hutan dan lahan yang ada di wilayah Desa Durian Rambun ini agar tidak terjadinya lagi kebakaran,” Pintanya.

    Sementara itu Danramil 420-06/Muara Siai Kapten Inf Ramlan mengharapkan kepada para Babinsa di Koramil jajarannya agar tetap memaksimalkan patroli di wilayah binaannya masing-masing guna mencegah terjadinya kembali Karhutlah tersebut.

    “Kita juga mensosialisasikan kepada masyarakat lewat para Babinsa, yang mana jika dengan sengaja membakar hutan akan dikenakan undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan, dan barang siapa dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan kebakaran hutan, maka dipidana penjara paling lama lima belas tahun dan denda maksimal lima miliar rupiah, sedangkan yang karena kelalaiannya menimbulkan kebakaran hutan maka dihukum dengan hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal satu miliar lima ratus ribu rupiah,” Ucap Danramil.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini