-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Danrem 042/Gapu Pantau Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di SDN 24 Tebo

    Redaksi
    18/01/22, 12:44 WIB Last Updated 2022-01-18T05:44:05Z
    masukkan script iklan disini

     


    PORTALTEBO.id - Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli, S.I.P., M.M memantau langsung pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang digelar oleh Kodim 0416/Bungo Tebo bersama Pemkab Tebo di SDN 24 Kelurahan Muara Tebo, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Selasa  (18/01/2022).


    Pada kesempatan tersebut Danrem mengatakan, secara umum pencapain vaksinasi di Tebo sangat bagus karena telah mencapai 87 persen. Begitu juga dengan vaksinasi anak yang telah mencapai 63 persen dari target yang ditetapkan oleh provinsi. “secara riil capaian vaksinasi di Tebo sangat luar biasa," kata Brigjen TNI M. Zulkifli. 


    Diakuinya, masih ada sejumlah kendala dalam pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat dan anak-anak, terutama pada sejumlah kecamatan yang pencapaian vaksinasinya masih rendah. 


    "Hal ini akan kita diskusikan untuk mencari solusinya, biar pencapaian vaksinasi di Tebo lebih meningkat lagi," ujarnya.


    Kepada orang tua yang enggan anaknya divaksin, Danrem berkata, para orang tua harus melihat apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Untuk pelaksanaan vaksinasi, segala perangkat telah disiapkan, mulai dari persiapan meja-meja untuk pemeriksaan, begitu juga dengan dokter yang menyakinkan apakah anak bisa divaksin atau tidak.


    "Ini menunjukan bahwa kita serius. Tujuannya agar tidak ada kendala selama anak-anak divaksin," katanya.


    Menurut Danrem, sudah banyak anak-anak yang telah divaksin. Untuk Kabupaten Tebo sendiri sudah mencapai 63 persen, "jadi sudah lebih dari setengah sekolah-sekolah yang ada di Tebo anak-anaknya telah divaksin. Alhamdulillah kondisi sumuanya baik. Ini harus menjadi masukan bagi orang tua," kata Danrem.


    Ditegaskan Danrem, ia tidak menginkan adanya kasus yang tidak diinginkan terjadi selama vaksinasi, apalagi terhadap anak-anak. "Kita menganggap semua anak-anak ini adalah anak kita semua. Jadi kita tidak mau ada hal yang tidak diingikan terjadi kepada anak-anak kita. Makanya, sebelum pelaksanaan vaksinasi, semua perangkat dan dokter sudah kita siapkan. Jadi jangan takut untuk divaksin," tegasnya. (red)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini