-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Gubernur Resmikan Nama Dan Stadion Tebo "Sri Maharaja Batu"

    Redaksi
    22/01/22, 19:37 WIB Last Updated 2022-03-16T12:13:40Z
    masukkan script iklan disini


     PORTALTEBO.id - Gubernur Jambi Al Haris meresmikan stadion dan nama stadion Tebo "Sri Maharaja Batu" di stadion Sri Maharaja Batu, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi, Sabtu (22/01/2022).


    Peresmian nama dan stadion ini dihadiri langsung oleh Bupati Tebo, Sukandar beserta unsur Forkompinda Tebo, Wakil Ketua I DPRD Tebo, dan para undangan serta peserta Piala Soeratin U-13 Dan U-15 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Stadion Sri Maharaja Batu.


    "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, nama dan stadion Sri Maharaja Batu saya resmikan," kata Gubernur Jambi disambut tepuk tangan seluruh yang hadir.


    Dengan diresmikannya nama dan stadion Sri Maharaja Batu, Gubernur berharap bisa menjadikan olahraga di Jambi lebih maju. "Ini patut diapresiasi, mudah-mudahan dengan diresmikannya nama dan stadion Sri Maharaja Batu ini, prestasi olahraga kita lebih meningkat," katanya.


    Selain Kabupaten Tebo, kata Gubernur, Provinsi Jambi juga memiliki stadion di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Batanghari yang sama megahnya. Dari dua stadion tersebut, stadion Sri Maharaja Batu yang paling megah. "Ini patut diapresiasi. Terimakasih Tebo telah membangun stadion seperti ini," pungkasnya.


    Diketahui, nama Sri Maharaja Batu merupakan hasil sayembara penamaan stadio Tebo yang digelar oleh Pemkab Tebo beberapa waktu lalu.


    Nama Sri Maharaja Batu diusulkan oleh H. Eka Wijaya. Menurut dia, Sri Maharaja Batu adalah salah seorang Pahlawan atau kesultanan Jambi yang berdiam di Desa Mangun Jayo. Sri Maharaja Batu ini juga merupakan ahliwaris kesultanan Jambi yang melarikan diri karena ada konflik keluarga. (nja)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini