-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    KUALITAS PENDIDIKAN DI KABUPATEN TEBO

    Redaksi
    16/01/22, 20:47 WIB Last Updated 2022-01-16T13:47:02Z
    masukkan script iklan disini


    Awal Tahun 2020 dunia pendidikan mengalami perubahan dalam sistem pengajaran. Pandemi Covid-19 yang ada di Indonesia membuat anak-anak sekolah harus belajar di rumah. Pembelajaran Daring yang dilakukan cukup sulit terutama bagi orang tua didaerah, dimana orang tua murid memiliki keterbatasan dalam banyak hal. Di Kabupaten Tebo sendiri Rasio Guru dan Murid sudah cukup baik.


    Berdasarkan Kabupaten Tebo Dalam Angka Tahun 2021 yang di publikasikan oleh BPS Kabupaten Tebo, Kita bisa melihat jumlah guru SD Baik Negeri dan Swasta sebanyak 2.525 dan sedangkan murid SD sendiri baik Negeri dan swasta berjumlah 38.705 pada tahun 2020. Artinya 1 guru SD di tebo bertanggung jawab terhadap 15 murid. Rasio guru murid  SMP Swasta dan Negeri sebesar  1:12 dan rasio guru murid SMA Swasta dan Negeri sebesar 1:12.


    Pasal 17 PP No 74 Tahun 2008 tentang Guru menyebutkan bahwa pada jenjang SD, SMP, SMA idealnya satu guru bertanggung jawab terhadap 20 murid. Guru adalah tokoh sentral dalam pembaharuan dan peningkatan kualitas pendidikan. Rasio guru murid diartikan sebagai perbandingan antara jumlah guru dengan jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu.


    Sedangkan berdasarkan dari Publikasi Indikator kesejahteraan Rakyat (INKESRA) Kabupaten Tebo Tahun 2021 di BAB Pendidikan, di jelaskan presentasi penduduk 15 Tahun keatas kemampuan membaca dan menulis di Kabupaten Tebo pada Tahun 2020 terdapat laki-laki 98.18 persen mampu menulis dan membaca huruf latin sedangkan perempuan terdapat 94.36 persen yang mampu menulis dan membaca huruf latin.


    Berikutnya Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada Tahun 2020, jenjang pendidikan umur 7-12 tahun sebesar 99,59 Untuk jenjang pendidikan umur 13-15 tahun sebesar 93,79 dan untuk jenjang pendidikan umur 16-18 tahun sebesar 70,83. Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang pendidikan SD/MI/sederajat sebesar 99,59 untuk SMP/Mts/sederajat sebesar 77,45 dan untuk SMA/MA/sederajat sebesar 52,59. Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang pendidikan SD/MI/sederajat sebesar 107,74 untuk SMP/Mts/sederajat sebesar 90,59 dan untuk SMA/MA/sederajat sebesar 70,04. Pada Tahun 2020 APM SD kabupaten Tebo sebesar 99,59, yang artinya sekitar 99,59 persen penduduk di Kabupaten Tebo yang berusia 7-12 tahun bersekolah tepat waktu di jenjang SD/MI/sederajat.


    Sedangkan untuk pendidikan tertinggi yang ditamatkan penduduk umur 15 tahun keatas, dimana Tidak/belum lulus SD/MI/sederajat sebanyak 18,95 persen lulusan SD/MI/sederajat sebanyak 29,78 persen, lulusan SMP/Mts/sederajat sebanyak 23,73 persen dan untuk SMA/Ma/sederajat sebanyak 27,54 persen. Data pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh penduduk Kabupaten Tebo memberikan gambaran tentang keadan kualitas SDM dan merupakan indikator pokok kualitas penduduk Kabupaten Tebo.


    Faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan antara lain: kualitas sarana, kualitas guru, kesejahteraan guru, pemerataan pendidikan dan biaya pendidikan. Maka dari Pemerintah daerah Kabupaten Tebo harus berupaya keras menyelesaikan ketimpangan pendidikan yang ada untuk mencapai pendidikan yang berkualitas.


    Pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah mengefektifkan program-program pemerataan pendidikan.  Dari pemerataan jumlah tenaga guru di setiap kecamatan maupun meningkatkan kualitas Guru itu sendiri.


    Kedua pemerintah daerah harus menyiapkan infrastruktur pendidikan yang baik dan merata tiap kecamatan agar tidak terjadi ketimpangan jumlah sekolah dan jumlah murid yang ada. Sarana dan prasana yang baik seperti buku perpustakaan juga harus terus di tingkatkan tiap kecamatan.


    Ketiga pemerintah daerah harus menjamin murid yang bersekolah agar tidak putus sekolah dikarenakan biaya pendidikan, dengan menambah jumlah bantuan pendidikan berupa Kartu Indonesia Pintar ataupun program beasiswa lainya.


    Penulis : Lina Marliana, Staf BPS Kabupaten Tebo

    Komentar

    Tampilkan

    1 komentar:

    1. KUALITAS PENDIDIKAN DI KABUPATEN TEBO

      Judulnya bgtu

      Kok isinya data perbandingan guru dan siswa?

      Dimn letak ukur kwalitas dr artikel tersebut editor?

      BalasHapus

    Terkini