-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Kajari Tebo Pastikan Tidak Ada Jajarannya Yang Bermain Proyek

    Redaksi
    07/02/22, 13:11 WIB Last Updated 2022-02-07T06:11:40Z
    masukkan script iklan disini


    PORTALTEBO.id - Jaksa Agung RI, Burhanuddin minta kepada seluruh jaksa agar selalu menjaga marwah institusi kejaksaan. Dia juga mengintruksikan para Kajati, Kajari, Asisten, Kacabjari dan seluruh Jaksa serta pegawai Kejaksaan, jangan bermain dalam proyek.


    "Saya ingatkan jangan ada lagi Kajati, Kajari, Asisten dan juga di Kejaksaan Agung yang bermain mencari proyek di pemerintahan. Jangan lagi ada minta-minta atau ngemis-ngemis proyek, menggerogoti kegiatan pembangunan daerah, yaitu dengan perbuatan meminta-minta setoran, mengemis proyek, bahkan ikut campur dalam menentukan pemenang proyek pengadaan demi memperoleh keuntungan pribadi. Saya akan tindak tegas siapapun anda. Ingat itu!” tegas Jaksa Agung beberapa waktu lalu.


    Terkait instruksi Jaksa Agung tersebut, Kajari Tebo, Imran Yusuf menegaskan bahwa tidak satupun jajarannya yang melakukan hal-hal tersebut (bermain proyek). "Jika ada, tolong beritahu kami, maka akan kami tindak tegas. Tapi saya yakin dan percaya seluruh jajaran Kejari Tebo tidak satupun yang melakukan perbuatan seperti itu," tegas Imran Yusuf usai penandatanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kabupaten Tebo dengan Kejaksaan Negeri Tebo, di pendopo rumah dinas Bupati Tebo, Senin (07/02/2022).


    Imran Yusuf berkata, pihaknya baru saja menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pemkab Tebo untuk kerjasama bidang Perdata dan Tata Usaha Negara tahun 2022. MoU ini merupakan implementasi dari pelaksanaan perundang-undang. 


    Dalam undang-undang tersebut kata Kajari, ditegaskan bagaimana fungsi kejaksaan dalam menjalankan tugas dan kewenangan dalam memberikan dukungan yang penuh kepada pemerintah untuk melaksanakan pembangunan.


    Dimana ujar dia, jaksa memberikan dukungan penuh sebagai kontribusi dalam pencapaian pembangunan tersebut. 


    Dukungan ini dalam hal pemberian pendampingan hukum. Ini memberikan kepercayaan diri kepada Bupati dan seluruh jajaran untuk melaksanakan pembangunan. Insyaallah dengan dukungan tersebut tidak ada prilaku-prilaku dari aparat penegak hukum khususnya dari kejaksaan yang akan menghambat kegiatan pembangunan tersebut," ujarnya.


    Dengan begitu lanjut Kajari, seluruh stakeholder yang melaksanakan kegiatan pembangunan akan bersemangat karena mereka merasa nyaman dan penuh percaya diri.


    "Oleh karena itu kami kami dengan tegas mengatakan pelaksanaan MoU ini sama sekali tidak terdapat hal-hal yang melanggar etika. Dimana kami tidak ada kewajiban atau penerimaan fee dan ini akan kita sosialisasikan kepada masyarakat bahwa semua ini penuh etika dan profesional sesuai dengan undang-undang yang diamanatkan," pungkasnya. (red)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini