-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Peluang Usaha di Tengah Pandemi

    Redaksi
    11/02/22, 11:20 WIB Last Updated 2022-02-11T04:20:25Z
    masukkan script iklan disini


     Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya sendiri tentang budidaya ikan lele, sebelumnya tulisan ini hanya merupakan curhatan penulis sendiri untuk para pemula yang ingin melakukan budidaya ikan khususnya ikan lele.

    Budidaya lele merupakan salah satu usaha yang sangat menjajikkan keutungan, budidaya lele juga menjadi salah satu kegiatan bermanfaat dan menghasilkan di tengah pandemi dan juga  kesibukan yang melanda karena untuk menjadi peternak lele tidak membutuhkan waktu kerja yang berat dan dapat dilakukan dimana saya dengan modal yang relatif sedikit untuk membuat suatu usaha. Tempat yang digunakan untuk berbudidaya lele juga cukup alternatif, bisa menggunakan kolam beton, kolam terpal, kolam tanah, maupun bak atau ember, sehingga semakin praktis. 

    Ikan lele merupakan ikan yang cukup tanguh dan tidak gampang mati dan tahan terhadap cuaca air apapun, namun  tetapi tetap saja memiliki ancaman hamah atau penyakit seperti jamur kumis keriting atau yang istilahnya aeromonas. Jamur ini terkena pada ikan lele saya karena salah tebar benih, waktu itu saya melakukan pengisian benih leleh pada sore hari, karena sebagusnya untuk tebar benih ke kolam pada waktu pagi hari karena suhu air cukup setabil. Berdasarkan pengalaman penulis yang ikan lelenya terkena penyakit jamur memang sangat berbahaya karena kalau tidak cepat di obati maka akan mematikan semua ternak ikan lele karena penyakit ini menular terhadap lelenya. Untuk itu, demi meminimalisir kerugian yang akan terjadi apabila tidak di obati, ma ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengobati atau menjega agar tidak menularnya terlalu parah. Makanya itu penulis ingin berbagi ilmu dan pengalaman dalam pengobatan ikan lele yang berjamur dan penyakit.

    Ikan lele yang berpenyakit jamur itu tidak langsung mati melainkan dia itu memiliki gejalah-gejalah walaupun ujung-ujung ikan lele itu akan mati juga kalau tidak cepat kita obati. Untuk itu kita harus dapat mengetahui bahwa ikan lele kita itu terkena penyakit atau tidak, berdasarkan pengalaman penulis ada beberapa yang menjadi gejalah bahwa ikan lele itu sedang terkena penyakit jamur yaitu :

    1. Nafsu makan berkurang, ini terjadi saat kita yang biasanya membagi makan ikan lele dangan jumlah yang biasa, tetapi makan itu banyak yang tidak langsung habis bahkan masih banyak sisanya dan bisa kita katakana tidak habis. 

    2. Ikan lele suka gantung ke atas, ini bisa dapat kita lihat saat dimana lele kita suka main di permukaan dengan kepala menghadap ke atas, ikan lele itu berdiri seperti mati tetapi saat kita sentu di bergerak.

    3. Mati mendadak, ini kondisi dimana ikan lele kita ada banyak ikan yang mati dan mengambang yang tidar wajar terkadang dengan jumlah yang banyak, bahkan ikan yang mati biasanya terdapat bintik-bintik pada kulit ikan.

    Oleh karena itu , sebelum ikan lele kita mati semua maka kita harus cepat mengabatinya, karena dengan cepat diobati ikan lele insakallah ini akan dapat mengungarangi dampak kematian terhadap ikan lele, untuk itu berdasarkan pengalaman penulis Ada beberapa hal yang dilakukan oleh penulis untuk mengobati ikan lele tersebut diatas,  yaitu :  

    1. Ganti air

    pertama yang bisa kita bisa langsung kitalakuakan yaitu  ganti air kolam dangan air yang baru. Pergantian ini jangan langsung air kolam dikuras habis dan diganti dengan air yang baru, ini akan mengakibatkan ikan lele kita stress dengan perubahan suhu air yang langsung beruba secara dramatis. Tetapi solusinya dengan kita membuang air kolam itu sekitas 60% dan kemudian di isi dengan air yang baru.

    1. Menabur garam 

    Beri garam atau bahan-bahan yang mengandung alkali untuk mecegah agar jamurnya tidak cepat menyebar, fungsi garam ini untuk mengatur suhu air agar tetap hangat karena  suhu air tetep dingin karena cuaca. Untuk garam kalau yang tidak ada memiliki garam ikan (garam korosok) juga bisa diganti dengan menggunakan garam  dapur.  Biasanya saya memberi garam untuk yang kolam ukuran 3 x 3 meter itu sebanyak 500 gram dan untuk perbandingan yang jelas itu pembagian garam dan air kolam itu tidak ada yang pasti itu berdasarkan objektivitas kita sendiri. 

    1. Memberi daun pepaya

    Bagi makan lele dengan memberikan daun papaya . Daun pepaya merupakan salah satu cara untuk menstabilkan pH air di dalam kolam ikan hewan lele. Daun pepaya dapat menjadi obat herbal bagi ikan hewan lele yang sakit atau mengalami stress. Terlebih jika musim hujan, maka kondisi pH air di kolam yang terbuka semakin menurun, dan tingkat ke-stress-an ikan hewan lele akan semakin naik, ditandai dengan sering naiknya ikan ke atas permukaan kolam dalam keadaan mengambang atau mati. Sebab itu, perlu digunakan pakan tambahan, yakni daun papaya. Daun papaya juga dapat sebagai pakan bagi lele yang nafsu makannya berkurang. Jadi kita dapan mengantikan pakan pelet yang biasa dengan daun papaya. Cara untuk memeberi pakan daun papaya itu dengan daun kita potong-potong kecil.

    1. Menabur daun ketapang

    Kita juga bisa menaburkan daun ketapang atau Pohon ketapang ini diketahui mampu menciptakan suatu racun pada daun-daunnya untuk mempertahankan diri dari serangan serangga parasit. Daun-daun yang telah mengering akan jatuh ke sungai sehingga menimbulkan warna coklat yang pekat. Air berwarna coklat ini penuh dengan asam organik seperti humic dan tannin. Ketapang yang mengering bisa menghasilkan asam organik seperti humic dan tannin, yang dapat menurunkan PH air, dan menyerap bahan kimia berbahaya sehingga mampu menghasilkan air yang nyaman bagi ikan.

    1. Memberi obat-obatan

    jika keadaan ikan masih belum setabil maka kita dapat memberikan obat yang dapat di beli di toko-toko yang jual obat/makan ikan biasanya ada yaitu red blodok yang biasa saya gunakan, atau yang lain obat untuk mengatasi jamur ikan lele, yang mengadung protein dan disenfak. 

    Alahamdulillah setelah melakukan pengobatan ikan lele saya tidak ada lagi yang gangtung dan yang mati pun berkurang namun yang mati masih ada satu dua ekor itu biasa namun yang lain ribuan dapat terselamatkan dengan langkah-langkah yang saya jelaskan diatas tersebut.

    Sebenarnya dalam membudidayakan lele itu tidak sulit dan hanya saya harus sabar dan teliti terhadap pembudidaya, 

    1. Air

    untuk lele itu sendiri harus memperhatikan Ph air kolam, air merupakan salah satu yang mempeengaruhi  tumbuh kembang ikan lele kita harus rajin untuk mengganti air kolam agar tetap ph yang bagus. Berdasarkan pengalaman saya, pengantian air kolam saya lakukan pada saat kita lihat air kolam sudah keruh dan biasanya diganti dalam waktu satu minggu sekali air kolam di ganti. Begitu dengan kedalaman air nya harus diatur agar teteap dapat udara dan panasnya matahari, saya biasanya kedalamanya dengan ketinggian air sekitar 60 cm dari permukaan kolam. 

    1. Pakan

    Untuk pakan sendiri sebisa mungkin beli lah pakan yang baik dan berprotenin yang tinggi, dan untuk ukuran pakanya sendiri harus teliti untuk memberikan pakan berdasar umur ikan lele itu sendiri. namun sebenarnya tidak hanya itu saja kita harus rutin dan konsisten dalam member pakan ikan,  pemeberian pakan yang bisa saya lakukan yaitu sehari dibagi dua kali pada jam tertentu, yang pertama pada pagi hari jam 6 pagi , dan kedua pada sore hari jam 5 sore. untuk membagi jangan sampai kita lalai atau lupa karena namanya juga ikan dia sudah terbiasa makan pada waktu yang teratur dan jika tidak di berikan makan ikan itu akan memakan ikan yang lain.      

    1. Sortir

    Sortir murupakan proses dimana ikan lele itu di pisah-pisahkan berdasarkan ukuran dan umur ikan lele tersebut.kita tahu bahwa ikan lele merupakan hewaqn yang kanibal dimana ikan lele yang besar dapat memakan ikan lele yang kecil, maka untuk itu haruslah kita memisahkan ikan tersebut. Berdasarkan pengalaman yang saya lakukan dalam sortir yaitu dalam usia satu bulan sekali saya sortir. Sortir haruslah dilakuakana secara berkelanjutan sampai ikan itu panen jadi setiap satu bulan sekali kita harus dan dapat mensortir ikan lele tersebut.

    Budidaya ikan lele ini dapat menjadi sebagai pendapatan penghasilan yang cukup menguntungkan dan perawatan yang cukup mudah. Apalagi ikan lele dapat diolah beraneka ragam yang dapat dipasarkan. Contohnya seperti pecel lele, termasuk makanan favorit bagi setiap kalangan. Oleh karena itulah berbudidaya ikan lele dimasa pandemi tidak menjadi halangan, bahkan menimbulkan nilai positif, karna ikan lele memiliki banyak manfaat didalamnya, apabila dikonsumsi. Melakukan budidaya ikan lele Sangatlah mudah, Modal yang tidak terlalu banyak, tapi dengan keuntungan yang berlipat-lipat. ada kalimat bijak yang bilang “tak mudah untuk membangun sebuah bisnis, namun bukan berarti hal tersebut mustahil” karena itu semua hal yang tidak mungkin akan bisa dengan usaha yang kita lakukan, maka jangan berhenti berusaha dan bekerja

    Sumber: cc Aminudin, Fikri Farhad, dan Ahmad Mahmul.

    Penulis: Abdurrahman Wahid, SH, M.Kn,, warga Desa Semabu, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini