-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    PERMASALAHAN KETENAGAKERJAAN DI TEBO

    Redaksi
    14/03/22, 11:53 WIB Last Updated 2022-03-14T04:54:13Z
    masukkan script iklan disini


    (Penulis : Lina Marliana, S.si)

    Ketenagakerjaan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama dan setelah selesai masa hubungan kerja, baik pada pekerjaan yang menghasilkan barang maupun pekerjaan serupa. 

    Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar di Asia tenggara dan merupakan modal besar untuk bangsa Indonesia dalam pembangunan. Jumlah penduduk yang besar jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah dikemudian hari. Seperti halnya pengelolaan di bidang ketenagakerjaan, jumlah pengangguran yang besar akan membuat masalah tersendiri.

    Di kabupaten Tebo dengan jumlah penduduk pada tahun 2021 sebanyak 340.868 jiwa, angka rasio ketergantungan penduduk tebo pada tahun 2021 sebesar 44.12 persen artinya setiap 100 orang penduduk berusia produktif (15-64) mempunyai tanggungan sekitar 44-45 orang yang belum produktif (sumber : Kabupaten Dalam Angka 2022 BPS Tebo). 

    Dimasa pandemi covid-19 menjadi tantangan berat bagi pemerintah baik pusat dan daerah dalam meregulasikan permasalahan ketenagakerjaan dikarenakan semakin banyaknya pengangguran serta butuh dana yang besar untuk penanganan pandemi.

    Adapun permasalahan ketenagakerjaan yang sering terjadi adalah

    1. Pendidikan. Tidak meratanya kualitas pendidikan menjadi rendahnya kualitas calon tenaga kerja, walaupun terkadang pendidikan tinggi tidak menjamin calon tenaga kerja terdidik mendapatkan pekerjaan baik sesuai bidangnya.

    2. Keterampilan. Kemampuan yang dimiliki tenaga kerja dalam hal keterampilan sangat diperlukan. Dengan memiliki keterampilan khusus tertentu menjadi nilai tambah bagi calon tenaga kerja

    3. Outsourcing. Permasalahan outsourcing berulang kali menjadi masalah ketika banyak outsourcing membayar upah di bawah standar upah minimum yang ditetapkan. 

    4. Penyebaran lapangan pekerjaan yang tidak merata. Saat ini banyak investasi masih terdapat di perkotaan, sehingga wilayah seperti kabupaten Tebo masih minim lapangan pekerjaan yang berasal dari investasi.

    5. PHK. Pandemi yang melanda saat ini menjadi banyak perusahaan yang melakukan PHK sehingga menjadi permasalahan  tersendiri dalam ketenagakerjaan.

    Angkatan Kerja

    Angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja, punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran.

    Indikator ketenagakerjaan yang sering digunakan untuk mengukur besarnya jumlah angkatan kerja (bekerja dan mencari kerja) dibanding dengan usia kerja (15 Tahun ke atas) adalah Tingkat partisipasi Kerja (TPAK).  Pada tahun 2021 TPAK Kabupaten Tebo mengalami penurunan dimana TPAK 2020 71,13 menjadi 70,65 pada Tahun 2021. Tingkat Pengangguran terbuka pada tahun 2021 juga mengalami penurunan di banding tahun 2020 yaitu dari 2,95% menjadi 2,83 %. 

    Angkatan kerja laki-laki di Kabupaten Tebo sebanyak 119.365 orang dan untuk perempuan sebanyak 67. 443 orang. dengan pengangguran terbuka laki-laki sebanyak 2.307 orang dan untuk perempuan sebanyak 2.977 orang. 

    Masalah ketenagakerjaan merupakan salah satu masalah yang masih di hadapi semua provinsi yang ada di indonesia. Karena itu pemerintah perlu aktif dalam mengatasi persoalan ini agar tenaga kerja semakin berkualitas dan banyak terserap diberbagai bidang. Dengan semakin maju nya teknologi digital saat ini harusnya kualitas tenaga kerja yang ada menjadi labih baik.  Adapun upaya-upaya pemerintah daerah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan antara lain :

    1. Menyediakan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas untuk calon dan para tenaga kerja, skill yang baik sesuai bidang mereka sehingga perlu adanya pendidikan hingga pelatihan untuk terus meningkatkan kemampuan. Selain itu, dengan adanya pendidikan dan pelatihan secara tidak langsung pemerintah juga sudah berupaya menurunkan angka pengangguran.

    2. Meningkatkan penyerepan tenaga kerja dari dalam kabupaten tebo sendiri. Pemerintah daerah harus menekankan setiap investasi yang ada di kabupaten tebo harus mengutamakan merekrut tenaga kerja yang ada di kabupaten tebo

    3. Memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja. Pemerintah daerah harus mengupayakan hak-hak tenaga kerja salah satunya adalah kesehatan.

    4. Terus memberikan upah minimum yang layak. 

    Selain itu, potensi besar kabupaten Tebo dalam menciptakan lapangan pekerjaan dalam bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan produk olahan harus menjadi salah satu solusi yang harus dikembangkan. Pertanian sendiri misalnya, banyak lahan kosong yang tidak digarap oleh pemiliknya bisa dijembatani pemerintah daerah agar dapat di manfaatkan masyarakat menjadi lahan produktif. Dari peternakan, banyak potensi peternakan yang bisa dilakukan seperti beternak sapi, kambing, ayam kampung, burung puyuh dan lain sebagainya. Masih banyak potensi Tebo yang bisa menjadi solusi bagi angkatan kerja atau bagi pencari kerja untuk menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri sesuai minat dan kemampuanya. Semoga potensi-potensi yang ada di Tebo mampu mengurangi tingkat pengangguran dan mengurangi permalahan ketenagakerjaan. 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini