-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Sempat Macet Gara-gara Mobil Angkutan Batubara Amblas di Tengah Jembatan, Jalan Lintas Tebo-Jambi Lancar Kembali

    Redaksi
    04/03/22, 12:49 WIB Last Updated 2022-03-04T05:49:57Z
    masukkan script iklan disini

     


    PORTALTEBO.id, Tebo Ilir - Satu unit mobil truk angkutan batubara terperosok kedalam lobang di tengah jembatan Muara Ketalo Kecil, Desa Muara Ketalo, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (03/03). Akibatnya, lalu lintas kendaraan di jalan lintas Sumatera (Jalisum) Tebo - Jambi maupun sebaliknya macet total.


    "Tadi malam kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas, jalan macet total," kata salah seorang warga.


    Kejadian Ini dibenarkan Kapolsek Tebo Ilir, Iptu Winarno. Dikatakannya kemacetan lalu lintas terjadi akibat adanya mobil truk bermuatan batu bara terperosok di atas jembatan. "Jembatan tersebut berada di jalan negara, jalan lintas Jambi - Bungo," kata Iptu Winarno, Jumat (04/03).


    Dia berkata, truk warna kuning bermuatan batu bara dengan nomor polisi BH 8150 YV tersebut dikendarai Tomy (35), warga Simpang Rimbo RT.28 Perumahan Kembar Lestari, Kota Jambi. Truk itu mengangkut batu bara dari  PT Tebo Prima (PT TP) Desa Rantau Api Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo menuju Jambi.


    Saat melintasi jembatan Ketalo Kecil, roda truk terperosok kedalam lobang di tengah jembatan. Akibatnya, kendaraan dari arah Jambi menuju Tebo ataupun sebaliknya tidak bisa melintas karena rerhalang truk tersebut.


    "Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB. Malam itu juga saya bersama anggota langsung melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan untuk mengurai kemacetan," ujarnya.


    Malam itu juga kata Iptu Winarno, pihaknya bersama warga dan dibantu alat berat Beko Loder Milik PT Winner mengevakuasi truk tersebut, "Sekitar pukul 22.45 WIB evakuasi selesai. Alhamdulillah, lalu lintas kendaraan sudah normal kembali," katanya. (red)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini