-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Pernyataan PT SKU Dibantah Dinas PUPR Tebo

    Redaksi
    11/05/22, 01:15 WIB Last Updated 2022-05-10T18:15:23Z
    masukkan script iklan disini

     


    PORTALTEBO.id - Pihak PT Satya Kisma Usaha anak usaha Sinarmas Grup, melalui Manager Amrin Sitorus dan Humas SKU, Akbar mengatakan tidak menerima sawit masyarakat dikarenakan proses konstruksi Jembatan dan jalan menuju pabrik SKU sedang berproses. 


    "Jalan menuju SKU sedang ada pengecoran, truk CPO kita juga ga bisa gerak jadi gimana. Terkait PT BSA, itu kita sudah ada kerjasama untuk TBS nya masuk ke SKU," kata Manajer SKU, Amrin Sitorus, Selasa 10 Mei 2022. 


    Hal tersebut juga kembali dikatakan oleh Humas SKU ketika dikonfirmasi. "Jadi gini pak, terkait masalah pabrik (SKU) di Betung itukan sedang ada perbaikan Jembatan dan Jalan. Sehingga menghambat produksi kita, stok CPO itu di tangki sudah hampir semua," kata Humas SKU Akbar via Telfon. 


    Mereka sama-sama kompak berdalih, bahwa kondisi SKU yang tak lagi menerima TBS dari masyarakat dikarenakan proyek konstruksi jalan dan jembatan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tebo. 


    Namun ternyata, pihak PU Kabupaten Tebo yang dikonfirmasi media ini memberikan keterangan yang jauh berseberangan dengan pihak SKU. 


    "Kalau di Betung itu memang sedang ada Proyek Pengerjaan Jembatan, tapi di lokasi pekerjaan jembatan sudah ada jembatan alternatifnya. Jadi kalau tidak bisa lewat itu dak do lah, karna disitu juga sudah ada stand by alat berat untuk membantu kalau seandainya ada kendaraan yang tidak bisa lewat atau tersangkut," kata Wibelson, PPTK Pembangunan Jembatan, Dinas PUPR Tebo. 


    Bahkan menurut dia,  jika ada angkutan truk yang terkendala lewat, palingan hanya antri beberapa saat karena kondisi dari jalan yang memang sedang terdapat pengerjaan. 


    Tak berhenti disitu, saat dikonfirmasi lebih lanjut soal pernyataan Humas PT SKU yang mengatakan, karena jembatan alternatif yang disediakan oleh PU hanya sanggup menopang truk-truk berdaya rendah sehingga mengharuskan PT SKU membangun jembatan sendiri, lagi-lagi pernyataan SKU itu mendapat bantahan. 


    "Kalau jembatan alternatif itu masyarakat desa sekitar lah, untuk akses mereka ya. Tidak ada setahu saya itu yang membangun jembatannya dari perusahaan," kata Wibelson. 


    Kemudian terkait jalan di daerah Betung menuju lokasi SKU, lanjut Wibelson, memang sedang ada pengecoran. Tapi menurutnya pengecoran tersebut sementara masih sebelah ruas jalan dan masih bisa dilintasi. 


    "Pada intinya masih bisa dilalui lah, tidak ada kendala kalau mereka beralasan kondisi jalan atau jembatan itu, ya palingan hanya antri lah," ujarnya. (P01)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini