-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portal Tebo I Anda Baca, Anda Ketahui
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Sudah Selayaknya Ada Rumah Singgah Suku Anak Dalam

    Redaksi
    10/06/22, 21:21 WIB Last Updated 2022-06-10T14:21:20Z
    masukkan script iklan disini

     


    PORTALTEBO.id - Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) berpendapat, sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) membangun rumah singgah untuk Suku Anak Dalam (SAD). Ini dikatakan langsung oleh Ketua ORIK, Ahmad Firdaus pada Jumat, 10 Juni 2022.


    Rumah singgah tersebut menurut Ahmad Firdaus, nantinya dijadikan tempat tinggal anak-anak Suku Anak Dalam yang ingin melanjutkan sekolah baik tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA atau perguruan tinggi (kuliah).


    Tidak itu saja, rumah singgah tersebut juga dapat digunakan sebagai tempat inap Suku Anak Dalam yang tengah berurusan di Tebo. "Misal ada yang ingin mengurus KTP dan KK, kasihan kalau mereka harus bolak-balik dari tempat mereka ke Dinas Dukcapil. Kalau ada rumah singgah paling tidak mereka bisa tinggal disitu hingga urusan KTP dan KK selesai," kata dia.


    Selain itu, lanjut Ahmad Firdaus, rumah singgah juga bisa digunakan bagi keluarga Suku Anak Dalam yang tengah dirawat di rumah sakit. Biasanya, kalau ada Suku Anak Dalam yang dirawat di rumah sakit, keluarganya banyak yang berdatangan. Karena tidak ada rumah singgah, mereka terpaksa berkumpul dan tidur di pelataran rumah sakit. Kalau sudah seperti ini, bukan saja pasien umum yang terganggu, saya rasa dokter dan petugas kesehatan lainnya juga terganggu," ujarnya.


    Contohnya lanjut Ahmad Firdaus, baru-baru ini ada 3 orang pasien Suku Anak Dalam yang dirawat di RSUD Tebo. Masing-masing pasien paling tidak ditunggu atau dijaga oleh 10 orang keluarganya, bahkan ada juga anak-anak yang ikut menjaga. 


    "Bisa dibayangkan seperti apa mereka berkumpul di rumah sakit kemarin. Dimana duduk dan berkumpul, disitu puntung rokok dan sampah berserakan. Jadi sudah waktunya Pemkab Tebo menyediakan rumah singgah untuk Suku Anak Dalam," kata dia lagi.


    Saat ini menurut pria berambut gondrong tersebut, pihak Dinsos belum begitu masif memperhatikan Suku Anak Dalam. Bahkan kata dia, belum ada program yang signifikan terkait pendampingan dan pemberdayaan terhadap masyarakat adat terpencil tersebut. 


    "Kalau Bidang KAT di Dinas Sosial Tebo memang ada, kalau program yang menyentuh langsung ke Suku Anak Dalam boleh dikatakan belum ada. Kemarin saja, tiga orang Suku Anak Dalam dirawat di RSUD Tebo, tidak satupun pegawai dari Dinsos Tebo yang menjenguk," ketusnya.


    Hal ini dibenarkan oleh Malenggang, anak Temenggung Apung pemimpin Suku Anak Dalam Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo. "Iya, kalau ada rumah singgah paling tidak jika orang dalam (Suku Anak Dalam) yang hendak berurusan ke Tebo, ada yang dituju," kata dia dan mengaku selama bapaknya (Temenggung Apung) dirawat di RSUD Tebo, belum ada pegawai pemerintah yang menjenguk. (P01)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini