• Jumat, 30 September 2022

Ingat, Penyebar Foto atau Video Korban Kecelakaan di Medsos Bisa Dipenjara 6 Tahun dan Denda 1 Miliar

- Minggu, 11 September 2022 | 00:41 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Sumber: PRFM)
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Sumber: PRFM)

PORTALTEBO.id - Peringatan keras bagi masyarakat Kabupaten Tebo yang suka memposting foto atau video korban kecelakaan lalu lintas di media sosial (Medsos).

Pasalnya, selain meresahkan, akibat foto atau video korban yang tersebar bisa memberikan dampak buruk bagi keluarga korban. Apalagi, jika kondisi tubuh korban kecelakaan mengenaskan akibat kecelakaan tersebut.

Tidak cuma itu, bagi penyebar foto atau video korban kecelakaan lalu lintas di Medsos dianggap melanggar aturan dan bisa terkena sanksi penjara selama 6 tahun.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang, Ayah Wakil Gubernur Jawa Timur Meninggal Dunia

Baca Juga: Kader PKS Tebo Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM

Baca Juga: ini Motif Hacker Bjorka Mempermainkan Data Pemerintah Indonesia

Peraturan tentang larangan penyebaran foto korban kecelakaan lalu lintas ini tertera dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pada pasal 27 Ayat 1.

Bunyi pasalnya menjelaskan, jika terjadi pelanggaran akan dikenakan sanksi penjara selama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

"Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun.”

Baca Juga: Binda Jambi Terus Berupaya Melakukan Percepatan Vaksinasi di Kabupaten Tebo

Halaman:

Editor: Syahrial.

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kalah di PTUN Jambi, PJ Bupati Tabo: Kita Akan Banding

Senin, 26 September 2022 | 17:58 WIB
X