• Jumat, 30 September 2022

Pemilik Akun YouTube Quotient TV Dodi Ferdian Dipolisikan Persaja Kejati Riau

- Selasa, 20 September 2022 | 20:35 WIB
Ketua Raharjo Budi Kisnanto dan beberapa orang anggota Persaja Kejati Riau membuat laporan pengaduan ke Polda Riau (Dodi/HRC)
Ketua Raharjo Budi Kisnanto dan beberapa orang anggota Persaja Kejati Riau membuat laporan pengaduan ke Polda Riau (Dodi/HRC)

PORTALTEBO.id - Pemilik akun YouTube Quotient TV dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik institusi.

Tidak tanggung-tanggung, pelapor adalah Ketua Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau yang juga merupakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Raharjo Budi Kisnanto.

Laporan pengaduan itu disampaikan Persaja ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau pada Selasa, 20 September 2022.

Baca Juga: Menyikapi Sejumlah Proyek Strategis Nasional, Kejati NTB Sampaikan Materi UU Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf

Saat melapor, Ketua Persaja Riau didampingi Asisten Intelijen Kejati Riau itu didampingi Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kolonel (KH) Faisol, Koordinator Bidang Pidana Umum (Pidum) Dohar Nosib Wira Warman N, Kepala Seksi (Kasi) Terorisme dan Kejahatan Lintas Negara Adi Wicaksono, dan beberapa orang anggota Persaja lainnya.

"Benar. Pada hari ini sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, Persaja pada Kejaksaan Tinggi telah menyampaikan laporan pengaduan ke Polda Riau," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, dikutip Portal Tebo dari laman HaluanRiau.co.

Dikatakan Bambang, Persaja Kejati Riau melaporkan postingan akun YouTube Quotient TV dengan judul konten 'SERIAL KEJAKSAN SARANG MAFIA #OKNUM JAKSA JAKSEL PERAS LEASING MODUS PINJAM PAKAI', dengan URL https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=5ycVos40jFk&feature=youtu.be. Dalam konten itu, terdapat komentar Alvin Lim.

Baca Juga: Kejari Tebo Sambut Kedatangan Elan Suherlan Kajati Jambi Yang Baru

Oknum pengacara itu, kata Bambang, mengatakan bahwa Kejaksaan sarang mafia, Adhyaksa banyak pencitraan namun dalamnya bobrok. Serial oknum Kejaksaan ini adalah 1 dari sekian video bukti rusaknya kejaksaan di era Burhanudin.

Masih dalam komentarnya, Alvin Lim mengatakan nanti akan LQ tampilkan Ferdy Sambo versi Kejaksaan Agung yang menyengsarakan masyarakat dimana hukum menjadi alat transaksi dan jual beli oleh oknum mafia peradilan, dari Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman. Bagi masyarakat yang memiliki informasi dan bukti rusaknya Kejaksaan dan Pengadilan, berupa rekaman dan alat bukti lainnya bisa hubungi LQ untuk menjadi narasumber, agar aparat penegak hukum bisa berubah.

Halaman:

Editor: Syahrial.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kalah di PTUN Jambi, PJ Bupati Tabo: Kita Akan Banding

Senin, 26 September 2022 | 17:58 WIB
X