• Selasa, 6 Desember 2022

Sempat Melarikan Diri Selama 6 Tahun, Terpidana Handoko Lie Akhirnya Menyerahkan Diri Ke Kejaksaan

- Senin, 26 September 2022 | 09:04 WIB
Terpidana Handoko Lie saat menyerahkan diri. (Ist)
Terpidana Handoko Lie saat menyerahkan diri. (Ist)

PORTALTEBO.id – Terpidana Handoko Lie menyerahkan diri setelah menjadi buronan selama 6 (enam) tahun.

Handoko Lie merupakan Terpidana dalam perkara mafia tanah yang melibatkan Pj. Walikota Medan.

Terpidana menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung pada Jumat, 23 September 2022 sekitar pukul 17:00 WIB.

Baca Juga: Tiga Tahun Jadi Buron Maling Motor, Akhirnya Warga Pagar Puding Ini Ditangkap Polisi

Dimana menyerobot lahan milik PT Kereta Api Indonesia (persero) sebanyak 2 (dua) blok di Jalan Jawa Gang Buntu Medan.

Lahan tersebut digunakan oleh Terpidana untuk membangun properti berupa apartemen, mall, serta rumah sakit. 

Akibat perbuatannya tersebut, Negara dirugikan kurang lebih sebesar Rp187 Miliar.

Baca Juga: Tim Tabur Kejaksaan Agung Berhasil Mengamankan Buronan Korupsi

Pada saat Terpidana akan dieksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1437 K/ Pid.sus/2016 yakni dijatuhi pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun dan denda sebesar Rp1 Miliar rupiah, serta membayar uang pengganti sejumlah Rp 187.815.741.000,-, Terpidana melarikan diri ke Singapura dan menetap di Malaysia selama 6 (enam) tahun.

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung melakukan pemantauan terhadap keberadaan Terpidana Handoko Lie  dan mengimbau kepada Terpidana untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

Halaman:

Editor: Syahrial.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X