• Sabtu, 20 Agustus 2022

Perkara Korupsi Jalan Padang Lamo, Kuasa Hukum Soroti Perbedaan Hasil Audit, JPU: Buktikan Dipersidangan

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:18 WIB
Sidang perdana kasus korupsi proyek jalan Padang Lamo. (Iyal )
Sidang perdana kasus korupsi proyek jalan Padang Lamo. (Iyal )

PORTALTEBO.id, Jambi - Perkara korupsi proyek pengerjaan Jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo yang didanai oleh APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2019 akhirnya memasuki Persidangan.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan ini, digelar di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis 4 Agustus 2022. 

Ketiga terdakwa yakni, H Ismail selaku pengusaha atau kontraktor, Ir Tetap Sinulingga selaku PPK yang juga Kabid Bina Marga DPUPR Provinsi Jambi, dan Suarto selaku Direktur PT. Nai Adhipati Anom mengikuti proses persidangan secara daring. 

Baca Juga: Sidang Perdana Korupsi Jalan Padang Lamo, Para Terdakwa Nyatakan Keberatan

Baca Juga: Hore! Harga TBS Sawit di Jambi Naik Jadi Rp 2.016 Per Kilogram

Baca Juga: Tiga Tahanan Korupsi Jalan Padang Lamo Dipindahkan ke Jambi, Ari: Untuk Kepentingan Sidang

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum, terungkap bahwa terdakwa Tetap Sinulingga selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengetahui bahwa pekerjaan proyek tersebut telah dialihkan oleh Suarto selaku Direktur PT Nai Adhipati Anom (NAA) yang merupakan pemenang paket pengerjaan kepada H Ismail Ibrahim yang bukan rekanan pemenang lelang. 

"Namun tidak menghentikan perbuatan saksi Suarto dan saksi H Ismail Ibrahim tersebut. Kemudian dalam pelaksanaannya pekerjaan tersebut dilakukan saksi H Ismail Ibrahim tidak sesuai dengan spesifikasi tekhnis, namun tetap dibayarkan, sehingga bertentangan dengan Perpres No. 16 tahun 2018 tentang Pengadaan barang/Jasa Pemerintah, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu saksi Suarto dan saksi H Ismail Ibrahim yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara sebesar Rp 965.755.858,50," kata Jaksa Penuntut Umum. 

Kerugian Keuangan Negara dalam hal ini Keuangan Pemerintah Kabupaten Tebo sebesar Rp 965.755.858,50 tersebut diketahui berdasarkan Laporan Hasil Audit Dalam Rangka Perhitungan Kerugian Keuangan Negara dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi Nomor: PE.03.03/SR-174/PW05/5/2022 tanggal 08 Juli 2022. 

Baca Juga: DPR RI Tolak Madrasah dan Pesantren Dipisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional

Halaman:

Editor: Syahrial.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramalan Zodiak Capricorn Sampai 20 Agustus 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:41 WIB
X