• Jumat, 30 September 2022

Polisi Diminta Usut Perekam dan Penyebar Video Korban Pencabulan Oknum Ustadz di Tebo

- Sabtu, 17 September 2022 | 11:17 WIB
Tangkapan layar video korban pencabulan oleh oknum ustadz di Tebo. (Portal Tebo )
Tangkapan layar video korban pencabulan oleh oknum ustadz di Tebo. (Portal Tebo )

PORTALTEBO.id - Kasus pencabulan terhadap santri laki-laki yang dilakukan oleh oknum ustadz salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, semakin menarik. 

Terakhir, beredar rekaman video permintaan maaf dari korban kepada oknum ustadz yang saat ini telah ditahan di Mako Polres Tebo atas dugaan pencabulan. 

Dalam video berdurasi 30 detik itu, korban menyatakan jika pencabulan terhadap dirinya yang dilakukan oleh oknum ustadz adalah hoax atau fitnah.

Baca Juga: Oknum Ustadz di Tebo Diduga Mencabuli Santrinya. Korbannya Laki-laki

Menariknya, klarifikasi dari orang tua dan korban menyatakan jika rekaman video yang beredar tersebut telah dibuat beberapa hari sebelum oknum ustadz terduga pelaku pencabulan dilaporkan ke Polres Tebo.

Dari pengakuan orang tua dan korban, video tersebut direkam oleh Fj saat korban diminta membacakan naskah atau teks yang telah ditulis oleh Fj dan tersangka (oknum ustadz).

Rekaman video tersebut diketahui korban dan orang tua korban setelah mereka tiba di rumahnya. "Pas sampai di rumah baru saya tahu kalau ada video itu. Tahunya dari HP Abang," kata korban kepada Portal Tebo.

Baca Juga: Oknum Ustadz di Tebo Cabuli Santri Laki-lakinya, Kemenag: Kita Belum Bisa Beri Sanksi

Salah satu aktivis Tebo, Ahmad Firdaus berpendapat, kasus pencabulan yang menyeret salah satu pimpinan Ponpes di Tebo merupakan hal yang sangat memalukan.

Selain merusak dunia pendidikan, kata dia, kasus ini juga merusak nama baik seluruh masyarakat Tebo.

Halaman:

Editor: Syahrial.

Tags

Terkini

Cegah Stunting, Sertu Wandi Komsos Dengan Warga Binaan

Sabtu, 24 September 2022 | 16:49 WIB
X