• Sabtu, 20 Agustus 2022

Mengenang Perjuangan Sultan Thaha Ditengah Politik Bayangan Belanda

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 18:10 WIB
Vermoedelijk resident H.L.C. Petri van Djambi (4e v.r.) aan tafel met bestuursambtenaren Date Circa 1910
Vermoedelijk resident H.L.C. Petri van Djambi (4e v.r.) aan tafel met bestuursambtenaren Date Circa 1910

PORTALTEBO.id - Belanda khawatir berhubung diterimanya kabar Sultan Thaha berusaha mengadakan hubungan dan meminta bantuan kepada Turki, Walaupun belanda yakin permintaan Sultan itu tak akan berhasil karena mengingat posisi Turki yang waktu itu sebagai ‘the sick men’. Namun usaha Sultan mengadakan hubungan dengan luar negeri bukan suatu hal yang tak mungkin sebab hubungan dengan Inggris dan Amerika dikala itu selalu mengacaukan kedudukan belanda.

Pemerintah belanda kemudian marah dan memutuskan satu penyelesaian dengan paksaaan disertai tindakan dengan ketentuan sbb : (1) Pasukan belanda dikirim ke jambi, (2) Sultan diberi kesempatan berpikir 2x24 jam untuk perjanjian baru, (3) Jika Sultan Jambi tidak menyetujui perjanjian itu maka baginda akan diturunkan dari tahta kerajaan dan akan diganti oleh sseorang sultan yang bersedia menyetuji perjanjian.

(4) Jika sultan jambi tidak menyetujui perjanjian mungkin baginda akan di asingkan ke batavia dan (5) Sultan jambi diwajibkan mengirim utusan untuk memberi tanda kehormatan kepada gubernur jenderal di batavia.

Keputusan pemerintah belanda ini dilaksanakan dan terjadi pada september 1858 diiringi pasukan infanteri belanda dengan pimpinan Mayor Van Langen di Muaro Kumpeh serta beberapa kapal angkatan lautnya.

Menyusun Pemerintahan Baru

Menghadapi tindakan kekerasan yang digunakan belanda Sultan Thaha sudah mmpersiapkan segala sesuatunya.

Hal ini bersamaan pula dengan nasehat dari Pangeran Tumenggung Mangku Negara dari Bangko yang sengaja mengirimkan utusan ke jambi dan minta kepada Sultan agar jangan  menerima perjanjian baru dan kalaupun terpaksa maka segera mengungsi ke Muarao Tembesi sembari membawa barang berharga kerajaan untuk dipindah ke Muaro Tembesi.

Karena ultimatum belanda tidak dijawab dan diindahkan Sultan Thaha, Maka pada tanggal 25 september 1858 belanda resmi mengumumkan tidak mengakui lagi daulat Sultan Thaha atas kerajaan jambi dan menganggap dirinya sudah diturunkan dari tahta kerajaan.

Serentak dengan pengumuman itu belanda kemudian melakukan serangam terhadap keraton Sultan Thaha dengan pasukan darat dan lautnya sehingga terjadi pertempuran hebat di tanah pilih.

Belanda berhasil menduduki keraton tapi keraton telah kosong karena Sultan Thaha dengan stafnya telah dahulu menyelamatkan diri ke Muaro Tembesi.

Halaman:

Editor: Syahrial.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramalan Zodiak Pisces Berlaku Sampai 20 Agustus 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Ramalan Zodiak Aquarius Sampai 20 Agustus 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:59 WIB

Ramalan Zodiak Capricorn Sampai 20 Agustus 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:41 WIB

Ternyata, Ini Loh Asal Usul Kata Dirgahayu

Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:55 WIB
X