• Jumat, 30 September 2022

DPR Setujui Penjualan Kapal FSO Arjuna Sakti Milik Kementerian ESDM

- Selasa, 20 September 2022 | 16:59 WIB
Ilustrasi kapal tanker (Pixabay/Capt-M)
Ilustrasi kapal tanker (Pixabay/Capt-M)

PORTALTEBO.id – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) setuju kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Ardjuna Sakti dijual. Persetujuan ini telah melalui mekanisme Rapat Paripurna DPR RI. 

Alasannya, kapal milik Kementerian ESDM tersebut kondisinya sudah mengalami rusak berat dan tidak mungkin bisa diperbaiki lagi.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Donny Maryadi Oekon, dalam laporannya di hadapan Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (20/9/2022), menjelaskan, kapal FSO Ardjuna Sakti sebelumnya berasal dari PT Bifi Indonesia. 

Baca Juga: Komisi IX DPR RI Siap Dukung Tenaga Honorer Diangkat Jadi Pegawai Tetap

Baca Juga: Keamanan Data di Indonesia Rentan Dibobol, Komisi I DPR RI: Kebocoran Data Sudah Teramat Sering

Baca Juga: Tingginya Inflasi di Jambi Menjadi Sorotan Komisi XI DPR RI

Bila diperbaiki, biayanya terlalu mahal dan selama tak digunakan, KESDM harus membayar biaya sandar kapal ini di pelabuhan PT KBS Cilegon, Banten, dengan biaya sandar Rp7,8 miliar per tahun.

"Komisi VII DPR RI telah menindaklanjuti surat Menteri ESDM 2 Juni 2022 perihal tindak lanjut atas penjulan BMN berupa kapal Ardjuna Sakti sebagai kelanjutan Surat Presiden 29 Mei 2016 perihal persetujuan penjualan BMN pada KESDM," kata Donny Maryadi Oekon.

"Rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM memutuskan, menyetujui penjualan BMN berupa kapal FSO Ardjuna Sakti yang berasal dari kontraktor K3S PT Bifi Indonesia," kata Donny lagi.

Baca Juga: DPR RI Tolak Madrasah dan Pesantren Dipisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional

Halaman:

Editor: Syahrial.

Sumber: DPR RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X